{"id":2095,"date":"2019-10-14T13:08:36","date_gmt":"2019-10-14T13:08:36","guid":{"rendered":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095"},"modified":"2019-10-14T13:43:24","modified_gmt":"2019-10-14T13:43:24","slug":"rektor-unj-dr-komarudin-sahid-m-si-dikdasmen-dengan-dikti-lebih-baik-disatukan-dalam-satu-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095","title":{"rendered":"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Merujukkan\nDikdasmen dengan Dikti berarti menyatukan keduanya menjadi satu sistem\nPendidikan Nasional.<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Abdullah\nTaruna<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wacana penyatuan Ditjen Dikdasmen dengan Dikti tersebut disampaikan oleh Dr. Komarudin Sahid, M.Si., dalam diskusi Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) beberapa bulan lalu. Bertindak sebagai moderator dalam diskusi yang menghadirkan para dosen dan alumni UNJ itu adalah Ketua Umum IKA UNJ Juri Ardiantoro, Ph.D. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1970\" srcset=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-300x225.jpg 300w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-768x576.jpg 768w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-105x80.jpg 105w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama.jpg 1040w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Para dosen dan Pengurus IKA UNJ berfoto bersama dengan Dr. Komarudin, M.Si, dan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Dr. Sofiah Hartati, M.Si.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Universitas Negeri Jakarta (UNJ) merupakan salah satu lembaga pendidikan yang bertanggungjawab mendidik para calon guru. \u00a0Sebagai bagian dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), UNJ merupakan salah satu dari 12 eks IKIP Negeri yang mengubah diri menjadi universitas. Selain keduabelas universitas negeri itu, di Indonesia beberapa perguruan tinggi yang termasuk LPTK adalah Universitas Terbuka, 34 FKIP Negeri, dan 377 LPTK swasta. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kesemua LPTK itu sejak masa Kabinet Kerja Presiden R.I., Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden R.I., H. Mohammad Jusuf Kalla berada di bawah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Menurut Rektor Universitas Negeri Jakarta, Dr. Komarudin Sahid, M.Si, struktur LPTK yang berada di bawah birokrasi Kemenristekdikti memiliki kekuatan di satu sisi, dan kelemahan di sisi lainnya.\u00a0 \u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan pandangannya itu, Komarudin Sahid kemudian mengajukan pertanyaan kenapa Kemdikbud R.I., dan Kemristekdikti R.I.? \u201cMaksudnya kenapa Ditjen Dikdasmen dan Dikti itu dipisah? Padahal di Undang-Undang Dasar Tahun 1945, kelembagaan pendidikan itu diatur secara jelas sebagai&nbsp; satu sistem pendidikan nasional, dulu satu sistem pengajaran,\u201d kata Komarudin Sahid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasal 31, ayat 3 hasil Amandemen Keempat UUD 1945 mengatur tentang kelembagaan pendidikan sebagai satu sistem Pendidikan Nasional, sebagai berikut:&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201d<em>Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang<\/em>\u201d. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Analisis kritis itu dilakukan Komarudin setelah mendiskusikan masalah kelembagaan LPTK dengan para akademisi senior, salah satunya dengan Ekonom Sri Edi Swasono.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Dr.-Komarudin-1024x682.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1959\" srcset=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Dr.-Komarudin-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Dr.-Komarudin-300x200.jpeg 300w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Dr.-Komarudin-768x512.jpeg 768w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Dr.-Komarudin-525x350.jpeg 525w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Dr.-Komarudin.jpeg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Dr. Komarudin Sahid, M.Si., Rektor Universitas Negeri Jakarta periode 2019-2023.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan latar belakang masalahnya, kenapa Ditjen Dikdasmen dengan Ditjen Dikti dipisah? Terkait alasannya, menurut Komarudin salah satunya bertujuan &nbsp;mengembangkan riset perguruan tinggi secara maksimal. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSalah satu pertimbangannya karena&nbsp; di Perguruan Tinggi ada Tri Dharma Perguruan Tinggi,yang salah satunya ada riset-riset, supaya risetnya berkembang maka disatukan dengan ristek. Salah satunya di situ,\u201d ungkap Komarudin Sahid tentang sisi positif Ditjen Dikti digabungkan ke Kemenristekdikti. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan dari sisi kelemahan, kebanyakan lulusan LPTK itu menghasilkan guru yang mengajar dari mulai Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, SMP hingga SMA\/SMK. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cRepotnya lagi kalau kita bicara di LPTK, itu kan di Ristek Dikti, tapi lulusannya itu untuk di Dikdasmen. Kalau kebijakannya itu untuk dua kelembagaan berbeda itu ada kerepotan,\u201d kata Komarudin Sahid yang pernah menjadi guru SMEA di Jakarta pada tahun 1988-1989.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia pun merasa perlu mewacanakan ide untuk mensinkronkan Ditjen Dikdasmen dengan Ditjen Dikti. \u201cDikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan di satu rumah (Kemdikbud R.I.), sehingga linieritas kebijakannya itu dalam satu &nbsp;payung, satu sistem lembaga,\u201d ungkap Komarudin Sahid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ide pengintegrasian Ditjen Dikti dengan Ditjen Dikdasmen dalam Kemdikbud bergulir menjadi satu keputusan kira-kira bagaimana nasib program riset perguruan tinggi? Mendapatkan pertanyaan ini, Rektor UNJ Periode 2019-2023 ini menjawab bila riset tetap disatukan dengan Kemristekdikti. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJika kelembagaan pendidikan itu disatukan kembali, yang risetnya tetap menyatu dengan ristek. Jadi lebih baik rujuk saja Dikdasmen dengan Dikti itu,\u201d jelas Komarudin Sahid.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alasan lain yang menjadi pertimbangan pentingnya merujukkan Ditjen Dikdasmen dengan Dikti adalah penghematan biaya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau gampangnya dari TK&nbsp; SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi itu menghasilkan ijazah kok, kenapa harus dipisah? Implikasinya kepada pembiayaan dan aset. Kemarin ketika awal-awal 2014-2015, kerepotan sekali pengelolaan asetnya ketika dipisah, jadi harus jelas pemisahannya. Luar biasa, <em>cut off<\/em>-nya itu selama 2-3 tahun, itu belum selesai, kemudian masalah pembiayaan ada repotnya,\u201d terang Komarudin Sahid. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merujukkan Dikdasmen dengan Dikti berarti menyatukan keduanya menjadi satu sistem Pendidikan Nasional. Abdullah Taruna Wacana penyatuan Ditjen Dikdasmen dengan Dikti tersebut disampaikan oleh Dr. Komarudin Sahid, M.Si., dalam diskusi Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA <a href=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095\" class=\"read-more\">Read More &#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2095","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah - IKA UNJ<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah - IKA UNJ\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Merujukkan Dikdasmen dengan Dikti berarti menyatukan keduanya menjadi satu sistem Pendidikan Nasional. Abdullah Taruna Wacana penyatuan Ditjen Dikdasmen dengan Dikti tersebut disampaikan oleh Dr. Komarudin Sahid, M.Si., dalam diskusi Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA Read More ...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"IKA UNJ\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-10-14T13:08:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-10-14T13:43:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"IKA UNJ\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"IKA UNJ\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095\"},\"author\":{\"name\":\"IKA UNJ\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513\"},\"headline\":\"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah\",\"datePublished\":\"2019-10-14T13:08:36+00:00\",\"dateModified\":\"2019-10-14T13:43:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095\"},\"wordCount\":645,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg\",\"articleSection\":[\"BERITA\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095\",\"name\":\"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah - IKA UNJ\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg\",\"datePublished\":\"2019-10-14T13:08:36+00:00\",\"dateModified\":\"2019-10-14T13:43:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095#primaryimage\",\"url\":\"http:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/09\\\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=2095#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/\",\"name\":\"IKA UNJ\",\"description\":\"Media Infomasi Resmi Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513\",\"name\":\"IKA UNJ\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"IKA UNJ\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah - IKA UNJ","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah - IKA UNJ","og_description":"Merujukkan Dikdasmen dengan Dikti berarti menyatukan keduanya menjadi satu sistem Pendidikan Nasional. Abdullah Taruna Wacana penyatuan Ditjen Dikdasmen dengan Dikti tersebut disampaikan oleh Dr. Komarudin Sahid, M.Si., dalam diskusi Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA Read More ...","og_url":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095","og_site_name":"IKA UNJ","article_published_time":"2019-10-14T13:08:36+00:00","article_modified_time":"2019-10-14T13:43:24+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"IKA UNJ","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"IKA UNJ","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095"},"author":{"name":"IKA UNJ","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#\/schema\/person\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513"},"headline":"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah","datePublished":"2019-10-14T13:08:36+00:00","dateModified":"2019-10-14T13:43:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095"},"wordCount":645,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg","articleSection":["BERITA"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095","url":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095","name":"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah - IKA UNJ","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg","datePublished":"2019-10-14T13:08:36+00:00","dateModified":"2019-10-14T13:43:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#\/schema\/person\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095#primaryimage","url":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg","contentUrl":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG-20190503-WA0001-foto-bersama-1024x768.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=2095#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rektor UNJ Dr. Komarudin Sahid: Dikdasmen dengan Dikti lebih baik disatukan dalam satu rumah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#website","url":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/","name":"IKA UNJ","description":"Media Infomasi Resmi Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#\/schema\/person\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513","name":"IKA UNJ","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g","caption":"IKA UNJ"},"url":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2095","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2095"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2095\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2101,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2095\/revisions\/2101"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}