{"id":1864,"date":"2019-08-01T19:01:15","date_gmt":"2019-08-01T19:01:15","guid":{"rendered":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864"},"modified":"2019-08-01T19:03:09","modified_gmt":"2019-08-01T19:03:09","slug":"agar-universitas-berdaya-saing-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864","title":{"rendered":"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-1650\" src=\"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"235\" srcset=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg 300w, https:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508.jpg 623w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/em><\/p>\n<p><em>Selain masalah kapasitas, passion dosen pada ilmu pengetahuan, dan tanggungjawabnya dalam membangun relasi pedagogik dengan para mahasiswi-mahasiswanya, menurut Pakar Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jimmy Philip Paat, masih ada sedikitnya tiga masalah lainnya yang perlu segera diatasi agar kualitas perguruan tinggi di Indonesia berdaya saing\u00a0 internasional. \u00a0<\/em><\/p>\n<p><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Abdullah Taruna,<\/p>\n<p>Ketiga\u00a0 masalah\u00a0 itu di antaranya: Pertama, Perguruan tinggi, khususnya universitas eks IKIP Negeri membuat strategi pendampingan kepada para mahasiswi-mahasiswa barunya untuk mengembangkan diri berdasarkan pilihan program studinya secara maksimal, Kedua; perguruan tinggi (LPTK) perlu meluruskan cara pandang yang salah tentang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dianggap sebagai sekolah bagi anak-anak yang kemampuannya \u201ckurang\u201d; Ketiga: Pemerintah perlu mengurangi jumlah universitas yang sudah berlebihan.<\/p>\n<p>Satu persatu Jimmy menjelaskan persoalan tersebut. Solusi pertama, kata Jimmy, para dosen\u00a0 dan mahasiswa semester-semester akhir di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) perlu membuat strategi pendampingan kepada mahasiswi-mahasiswa baru.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita sependapat, bahwa yang masuk LPTK (universitas eks IKIP Negeri: Red.) sekalipun hasil tes masuknya tidak buruk, tapi besar kemungkinan jauh di bawah ITB, UI dan UGM, oleh karena itu para dosen dibantu mahasiswi dan mahasiswa tertentu untuk membantu mereka yang baru masuk minimum 4 semester, \u201c kata Jimmy menjelaskan langkah-langkah percepatan untuk menyamakan kualitas capaian belajar para\u00a0 mahasiswa baru yang masuk universitas\u00a0 eks IKIP Negeri dengan mereka yang masuk tiga perguruan tinggi papan atas<\/p>\n<p>Tindakan kedua, umumnya mereka yang masuk SMK sebagai anak-anak yang berkemampuan \u2018kurang\u2019. Cara pandang itu, kata Jimmy, merupakan cara pandang yang salah. Saat ini kesalahan cara pandang itu malah diperparah dengan kontribusi pengangguran angkatan kerja paling tinggi dari satuan pendidikan SMK. Jimmy kemudian merujuk kepada Jerman yang bagus pengelolannya baik secara tekhnik pembelajaran, maupun pedagogik baik di sekolah maupun di keluarga.\u00a0 Jerman, tambah Jimmy, menggunakan konsep \u201cbildung\u201d yang berarti \u201cpendidikan\u201d dan \u201cpembentukan\u201d.\u00a0 Di Jerman, lanjut Jimmy, tidak semua anak masuk SMA tapi juga SMK.<\/p>\n<p>\u201cRasa saya masyarakat Jerman yang menarik diperhatikan. Karena di sana tampak pendidikan vokasional memiliki posisi yang kelihatannya tidak dimarjinalkan. Kerja sama SMK dengan Industri sudah terbangun lama, \u201c ungkap Jimmy Philip\u00a0 Paat yang juga menyebut Swiss\u00a0 sebagai negara yang mengembangkan pendidikan SMK dalam cara pandang setara\u00a0 SMA.<\/p>\n<p>Kondisi sebaliknya, kata Jimmy, di bangsa kita SMK dianggap tempat anak-anak yang &#8220;kurang&#8221;.\u00a0 \u201cKita perlu\u00a0 memperlihatkan SMK yang memang benar-benar baik agar pandangan masyarakat berubah tentang pendidikan vokasional,\u201d seru Jimmy.<\/p>\n<p>Solusi ketiga, karena terkait dengan jumlah perguruan tinggi yang berlebihan, Jimmy mengatakan pentingnya orang-orang LPTK menginformasikan cerita tentang penting dan manfaatnya pendidikan SMK\u00a0 di sekolah-sekolah, sehingga orang Indonesia terbuka pikirannya. \u201cJangan semua masuk ke universitas,\u201d seru Jimmy.<\/p>\n<p>Menurut Jimmy Pemerintah terlalu banyak mengizinkan universitas. Jumlahnya perguruan tinggi\u00a0 mencapai 4700. \u201cPadahal menurut pengalaman saya mengajar di perguruan tinggi, tidak lebih dari 10 % yang pantas untuk menjadi ilmuwan,\u201d kata Jimmy.<\/p>\n<p>Terkait kondisi itu, Jimmy Philip Paat setuju bila peningkatan kualitas perguruan tinggi dilakukan dengan melakukan beberapa langkah tersebut di atas, dan pada saat bersamaan melakukan &#8220;pengreduksian perguruan tinggi. pendidikan (Tinggi)&#8221;. Sekali lagi, Ketua Tim Ahli FDP Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta itu menggunakan istilah perampingan jumlah perguruan tinggi dengan istilah \u201cPengreduksian\u201d. Langkah \u201cPengreduksian\u201d perguruan tinggi nantinya mengharuskan Pemerintah mengangkat derajat satuan pendidikan sekolah kejuruan yang hari ini masih terpinggirkan di Indonesia.<\/p>\n<p>Pandangan Jimmy Philip Paat sangat logis, sebab ketika paradigm Pemerintah dan masyarakat memandang sebelah mata sekolah menengah kejuruan, maka\u00a0 dapat\u00a0 berdampak pengangguran besar-besaran angkatan kerja SMK seperti\u00a0 saat ini. Sekolah Kejuruan menyumbang pengangguran sebesar 8,63% dari total angkaan kerja. Jumlah itu lebih besar dibanding pengangguran SMA 6,78 %, Diploma 6,89 %, dan Sarjana Strata 1 sebanyak 6,24 % Merekapun memasuki perguruan tinggi dengan orientasi pengetahuan yang tidak maksimal.<\/p>\n<p>Yana Priyatna, Dosen Universitas Bung Karno (UBK) yang juga Wakil Koordinator Forum Pedagogik IKA UNJ, mengatakan, secara angka ditemukan, para lulusan SMK yang masuk Fakultas Teknik di LPTK yang\u00a0 berminat jadi guru hanya\u00a0 40 persen. Pertanyaannya kemudian ada apa\u00a0 dengan SMK?<\/p>\n<p>Sebaliknya, untuk mereka yang memilih menjadi gurupun\u00a0 tidak optimal. \u201cAda yang berpendapat dari semua yang\u00a0 menjadi guru, pada umumnya lemah,\u201d kata Jimmy Philip Paat.<\/p>\n<p>Seperti diungkapkan oleh Jimmy Philip Paat, upaya meningkatkan kualitas perguruan tinggi harus selaras dengan pembenahan SMK. Yana pun menggaris-bawahi cara pandang Pemerintah dan masyarakat yang cenderung menomorduakan sekolah kejuruan. \u201cPeran SMK mesti\u00a0 dimaksimalkan, \u201ckata Yana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; \u00a0 &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Selain masalah kapasitas, passion dosen pada ilmu pengetahuan, dan tanggungjawabnya dalam membangun relasi pedagogik dengan para mahasiswi-mahasiswanya, menurut Pakar Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jimmy Philip Paat, masih ada sedikitnya tiga masalah lainnya yang <a href=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864\" class=\"read-more\">Read More &#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,1],"tags":[],"class_list":["post-1864","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global - IKA UNJ<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global - IKA UNJ\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; \u00a0 &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Selain masalah kapasitas, passion dosen pada ilmu pengetahuan, dan tanggungjawabnya dalam membangun relasi pedagogik dengan para mahasiswi-mahasiswanya, menurut Pakar Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jimmy Philip Paat, masih ada sedikitnya tiga masalah lainnya yang Read More ...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"IKA UNJ\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-01T19:01:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-08-01T19:03:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"IKA UNJ\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"IKA UNJ\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864\"},\"author\":{\"name\":\"IKA UNJ\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513\"},\"headline\":\"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global\",\"datePublished\":\"2019-08-01T19:01:15+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-01T19:03:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864\"},\"wordCount\":686,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/04\\\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg\",\"articleSection\":[\"BERITA\",\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864\",\"name\":\"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global - IKA UNJ\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/04\\\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-01T19:01:15+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-01T19:03:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864#primaryimage\",\"url\":\"http:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/04\\\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/04\\\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?p=1864#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/\",\"name\":\"IKA UNJ\",\"description\":\"Media Infomasi Resmi Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513\",\"name\":\"IKA UNJ\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"IKA UNJ\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/ika.unj.ac.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global - IKA UNJ","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global - IKA UNJ","og_description":"&nbsp; \u00a0 &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Selain masalah kapasitas, passion dosen pada ilmu pengetahuan, dan tanggungjawabnya dalam membangun relasi pedagogik dengan para mahasiswi-mahasiswanya, menurut Pakar Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Jimmy Philip Paat, masih ada sedikitnya tiga masalah lainnya yang Read More ...","og_url":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864","og_site_name":"IKA UNJ","article_published_time":"2019-08-01T19:01:15+00:00","article_modified_time":"2019-08-01T19:03:09+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"IKA UNJ","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"IKA UNJ","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864"},"author":{"name":"IKA UNJ","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#\/schema\/person\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513"},"headline":"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global","datePublished":"2019-08-01T19:01:15+00:00","dateModified":"2019-08-01T19:03:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864"},"wordCount":686,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg","articleSection":["BERITA","Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864","url":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864","name":"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global - IKA UNJ","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg","datePublished":"2019-08-01T19:01:15+00:00","dateModified":"2019-08-01T19:03:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#\/schema\/person\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864#primaryimage","url":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg","contentUrl":"http:\/\/ika.unj.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/IMG_20190416_165719_508-300x235.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?p=1864#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tiga Masalah Yang Harus Dibenahi Agar Universitas Berdaya Saing Global"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#website","url":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/","name":"IKA UNJ","description":"Media Infomasi Resmi Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/#\/schema\/person\/c8a71a0d8d42b28cb873e73d5d369513","name":"IKA UNJ","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3316bb330f70c0343cd26f149d51e4a9062d2e1b06635ff55337435693add83?s=96&d=mm&r=g","caption":"IKA UNJ"},"url":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1864","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1864"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1864\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1867,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1864\/revisions\/1867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1864"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1864"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ika.unj.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1864"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}