Wakil Rektor III Menargetkan 10 Besar Peringkat Bidang Kemahasiswaan di 2019-2020

Di 2018, UNJ mendapatkan peringkat 11 dalam Bidang Kemahasiswaan dari 2010 perguruan tinggi dan swasta. Peringkat ini diberikan oleh Kemenristekdikti. Peringkat ini mengalami penurunan di bandingkan tahun 2017. Waktu itu UNJ duduk di posisi ke 6. Peringkat tersebut dinilai dari prestasi mahasiswa, lomba yang dikuti dan diadakan mahasiswa, seminar, Mahassiwa Berprestasi, dan kegiatan sosial mahasiswa.

Tahun ini, Wakil Rektor (WR) III bidang Kemahasiswaan menargetkan UNJ bisa masuk 10 besar dalam bidang Kemahasiswaan. Untuk mencapai target itu, WR III menghimbau mahasiswa untuk memperbanyak membuat seminar dan lomba. Pernyataan ini diungkapkan Sofyan Hanif selaku WR III Bidang Kemahasiswaan (7/8). “Kita mengarahkan mahasiswa untuk bisa menyumbang pemeringkatan,” kata Sofyan.

Sofyan mengatakan, fokus ini ditetapkan, karena makin ketatnya penilaian dari kemenristekdikti dan kompetisi tiap perguruan tinggi. Banyak perguruan tinggi negeri maupun swasta berupaya meningkatkan prestasi dan kegiatan mahasiswanya.

Sebetulnya, mahasiswa banyak menyumbang prestasi dan kegiatan mahasiswa. Kegiatan itu bisa berbentuk kegiatan pengembangan diri mahasiswa ataupun kegiatan sosial. Namun, masih ada mahasiswa yang tidak melaporkan hal itu kepada pihak kampus.

Oleh karena itu, Sofyan berupaya mendata lebih lengkap lagi. Bahkan ia sudah melakukan sosialisasi kepada mahasiswa dan dosen terkait pelaporan prestasi.

Ia juga sudah mengintruksikan Wakil Dekan III untuk mencatat semua kegiatan mahasiswanya. “Mereka harus langsung mencatat bila ada mahasiswa yang berprestasi dan melakukan kegiatan, jangan didata saat diminta saja,” kata Sofyan.

Ormawa UNJ

Dalam berita sebelumnya, Fatur, ketua Forum Gedung G dan Ketua KSR PMI, mengeluhkan fasilitas Gedung G yang belum memadai untuk pengembangan mahasiswa, seperti tidak adanya fasilitas WIFI dan daya listrik rendah.

Menanggapi hal itu, Sofyan mengatakan sudah memberikan fasilitas sebaik-baiknya untuk mahasiswa Ormawa.

“Kita kasih CCTV, kita kasih WIFI, kita juga udah kasih barang-barang yang dibutuhkan tiap unit, kita kasih komputer. Tapi, memang engga langsung semua dikasih ke semua unit, karena terbatasnya dana. Kita kasih ke sebagian unit dulu,” kata Sofyan.

Sofyan juga mangatakan bersedia memberikan dana khusus untuk mahasiswa yang bisa mengadakan seminar international atau mengikuti lomba international.

“Jadi itu yang kita dorong, untuk kompetisi. Kita bahkan memberikan anggaran untuk penyelenggaraan lomba nasional atau international. Kita kasih 5 hingga 40 juta,” kata Sofyan.

Bagi Sofyan tugas untuk meningkatkan peringkat UNJ bukan menjadi tugas pihak kampus saja. Tiap civitas akademika harus berkontribusi.”Mereka harus berkontribusi terhadap pemeringkatan dan tanggungjawab,” Kata Sofyan.

Penulis: Hendrik Yaputra

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.