Pameran Lukisan Bertema Negatif dan Positif

 

 

Seni instalasi menyentuh masyarakat.

 

Hendrik Yap,

Di Lantai II Gedung Dewi Sartika (25/03), beberapa mahasiswa kian asik berpose di belakang sebuah lukisan untuk difoto. Masih di ruang yang sama, ada juga mahasiswa yang sekedar melihat-lihat lukisan. Berbagai lukisan itu merupakan hasil karya para seniman dari berbagai kota di Indonesia. Kelompok yang berperan mengumpulkan hasil karya itu adalah Himpunan Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UNJ (Himma Seni Rupa).

Pameran ini menampilkan berbagai jenis karya seni rupa lukisan. Anung selaku ketua panitia pameran mengatakan, salah satu seni yang ditampilkan ialah jenis Seni Intalasi. Seni Intalasi ialah seni yang mengisi ruang. Tujuan seni ini agar masyarakat dapat bersentuhan langsung dengan karya seni.

Pameran yang diadakan Hima Seni Rupa merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Pekan Seni Rupa UNJ. Pekan Seni ini mengusung tema Negatif dan Positif. Anung menjelaskan, secara garis besar, negatif dan positif dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan kehidupan. Meskipun kedua hal itu berlawanan, namun bila salah satu hilang maka kehidupan tidak dapat berjalan. “Kaya Baik dan Buruk. Semua harus ada pasanganya, dan itu semua harus mengisi,” kata Anung.

Oleh karena itu, Pameran ini bertema Keseimbangan. Bahkan, tiap seniman yang menampilkan karyanya di pameran harus sesuai dengan tema yang diusung. Untuk mengumpulkan karya itu, Hima Seni Rupa membuka peluang untuk siapa pun yang ingin menampilkan hasil karyanya. Berdasarkan pengumpulan itu, hanya 15 orang yang karyanya berhak dipamerkan.

Bagi Anung, pemilihan tema ini juga bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi mahasiswa UNJ, khususnya mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UNJ. Sebab, selama ini Anung memandang fasilitas untuk ruang-ruang berekspresi seni di UNJ, minim. Oleh karena itu, Anung berharap dengan adanya pameran ini dapat memberikan ruang-ruang ekspresi untuk tiap mahasiswa yang ingin memamerkan hasil karyanya.

Kegiatan Pekan Seni

Pekan Seni berlangsung dari Senin, 25 Maret 2019 hingga Jumat nanti. Beberapa kegiatan Pekan Seni yaitu, pameran seni, workshop, penampilan musik, dan penampilan tari.

Sebetulnya, Pekan Seni Hima Seni Rupa diadakan sekali tiap tahun. Namun, beberapa tahun belakangan Pekan Seni tidak dilaksanakan. Menurut Anung, hal ini karena kebijakan kepengurusan Hima Seni Rupa sebelumnya. Mereka yang memutuskan untuk mengadakan atau tidak mengadakan Pekan Seni.

Anung mengaku mempersiapkan kegiatan ini sejak sepuluh bulan lalu. Motivasinya untuk menyediakan ruang yang bisa menampung ide dan gagasan mahasiswa Seni Rupa UNJ.

Digerakan oleh semangat itu, Hima Seni Rupa UNJ mengumpulkan modal dari keuntungan kegiatan yang pernah diadakan. Pekan Seni ini menghabiskan dana sekitar 20 juta. Dana itu digunakan untuk membiayai pembuatan Instalasi dan pembuatan pameran.

Meskipun begitu, dengan adanya Pekan Seni ini, Anung berharap mahasiswa Seni Rupa UNJ tidak lagi dipandang sebelah mata. Selama ini, Anung memandang, karya mahasiswa Seni Rupa dianggap aneh oleh mahasiswa UNJ. Oleh karena itu, Anung ingin karya mahasiswa Seni Rupa dapat diapresiasi oleh mahasiswa.

Anung pun merasa bangga saat Plt Rektor UNJ Intan Ahmad hadir di pembukaan Pekan Seni Rupa UNJ dan memberikan sambutan. “Itu sesuatu yang membanggakan,” kata Anung. Setelah memberikan sambutan, Intan Ahmad juga melihat keadaan fasilitas Seni Rupa UNJ. Dengan melihat situasi Seni Rupa UNJ, Anung berharap UNJ lebih peduli kepada fasilitas Seni Rupa. Sebab, mahasiswa Seni Rupa UNJ membutuhkan fasilitas untuk menampung gagasan serta mengeluarkan ekspresi mereka. “Butuh ruang-ruang ekspresi,” kata Anung.

Panji salah satu pengunjung pameran mengapresiasi kegiatan ini, “keren lukisanya,” kata Panji. Mahasiswa Pendidikan Fisika ini memandang, Pekan Seni menunjukan berlangsungnya suasana akademis di UNJ. Baginya, suasana akademis tercipta bila tiap mahasiswa menunjukan karya sesuai dengan prodinya. Dan pameran ini, menunjukan pencapaian akademis mahasiswa Seni Rupa UNJ.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.