Nota Keberatan Iklan Hago

Profesi guru merupakan profesi penting bagi kemajuan suatu bangsa. Menjadi guru bukanlah hal yang mudah, karena seorang harus sedikitnya memilki 4 kompetensi dasar, yaitu kepribadian, sosial, pedagogik dan profesional.

Sosok guru merupakan sosok yang menjadi teladan bagi peserta didik sehingga guru sering disebut sosok yang patut untuk “digugu dan di tiru”. Oleh karena, itu seorang guru memiliki kewajiban untuk dapat berperilaku baik yang dapat menjadi teladan dan diikuti oleh para peserta didiknya.

Melihat iklan Hago yang viral di media sosial, Ikatan Alumni UNJ (IKA UNJ) menganggap dan patut menduga iklan tersebut sudah melecehkan profesi guru. Karena sosok guru di video tersebut
menunjukkan bukan sosok guru yang dapat digugu dan ditiru. Indikasinya adalah:
– guru di iklan menunjukkan sikap diskriminatif yang sangat bertentangan dengan prinsip dasar pendidikan.
– guru di iklan tidak menunjukkan sikap yang membangun sikap rajin belajar para siswa bahkan sebaliknya mengajarkan untuk asyik bermain game.

Berdasarkan dua hal pokok di atas, kami pengurus IKA UNJ menyatakan KEBERATAN adanya Iklan Hago di Media Sosial, karena dapat merusak citra guru dan membuat peserta didik malas belajar. Kami meminta Manajemen Hago atau siapapun pembuat Iklan Hago untuk segera menarik dan menghapus Iklan Hago tersebut serta manajemen Hago meminta maaf kepada publik melalui media cetak dan daring.

IKA UNJ menghimbau kepada semua pihak untuk sama-sama mengedepankan penghargaan kepada semua profesi yang sangat berjasa bagu kemajuan negara, salah satunya adalah guru.

Jakarta, 14 Mei 2019

Ketua Bidang Advokasi

Uswadin

 

Ketua Umum IKA UNJ,

Juri Ardiantoro

Written by 

One thought on “Nota Keberatan Iklan Hago”

  1. Selamat siang, Bapak Uswadin dan teman-teman dari Alumni Universitas Negeri Jakarta.

    Melalui pesan ini, kami ingin berterima kasih atas saran dan masukan yang terdapat pada nota ini. Hago Indonesia ingin meminta maaf terutama kepada para guru di Indonesia atas video iklan yang menunjukan interaksi antara guru dan murid. Konten terkait sudah dihapus dan ditarik dari seluruh kanal televisi dan kanal resmi kami sejak kemarin, hari Senin, tanggal 13 Mei 2019. Kami juga sudah menyampaikan surat klarifikasi resmi ke beberapa pihak dan media. Kami juga telah menghimbau untuk membantu menghentikan penyebaran dari video iklan tersebut oleh pihak-pihak yang tidak berkaitan dengan kami, baik di kanal media sosial maupun kanal media lain.

    Kami percaya bahwa game online bisa menjadi alat positif dalam menjalin hubungan yang baik, seperti hubungan antara guru dan murid, namun kami menyesal atas penggambaran profesi guru yang tidak sepatutnya dalam video tersebut dan tidak ingin konten tersebut lebih tersebar luas dan menyakiti pihak-pihak terterntu.

    Kami sudah melakukan evaluasi proses internal sehingga hal tersebut tidak terjadi lagi di masa mendatang. Kami akan terus belajar menjadi lebih baik guna mampu memberikan pengalaman terbaik dan mendidik kepada pengguna. Terima kasih.

    Apabila berkenan, kami akan mengirimkan surat klarifikasi kepada Bapak Uswadin dan teman-teman Alumni Universitas Negeri Jakarta.

    Hago Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.