Civitas Akademika dan Bahaya Narkoba

Memperingati Hari Anti Narkoba International, BEM Fakultas Ilmu Sosial (FIS) bekerjasama dengan CNN dan BNN mengadakan Seminar bertema Cegah Narkoba 4.0 di Aula Bung Hatta, Gedung Pascasarjana UNJ (24/6). Seminar ini berlangsung dari 10.00 WIB hingga selesai.

Andy Hadiyanto, Wakil Dekan III FIS, dalam sambutannya mengatakan, narkoba menjadi salah satu ancaman bangsa selain masalah terorisme dan gerakan radikalisme. Apalagi saat ini, ada jenis narkoba baru. Mahasiswa harus tahu supaya dapat menghindari pengaruh narkoba.

“Mudah mudahan forum seperti ini dapat dimanfaatkan mahasiswa, karyawan, dan dosen, supaya memiliki kesadaran bersama soal narkoba. Dengan adanya kesadaran bersama diharapkan dapat melakukan pencegahan sedini mungkin,” kata Andy.

Heru Winarko, Kepala BNN Indonesia, hadir untuk menyampaikan materi. Heru mengatakan ada 804 jenis narkoba di dunia, sedangkan di Indonesia, baru ditemukan 74 jenis narkoba.” Kita menggunakan uji lab untuk mengetahui jenis narkoba di Indonesia, bahkan jumlah ini (74) diduga masih bisa bertambah,” ujar mantan Deputi Penindakan KPK ini.

Selain itu, perdagangan narkoba juga kian membahayakan. Narkoba dijual dengan memanfaatkan internet. “Mereka menjual di Surface web market, deep web market, dan Crypto market,” kata Heru.

Mahasiswa sebagai kaum Millenial, harus mengetahui informasi ini. Sebab, kaum millenial paling banyak menggunakan internet. “Kalian kaum millenial (mahasiswa) harus lebih bijak menggunakan gadget,” kata Heru.

Bahkan, bandar narkoba melihat anak muda sebagai konsumen utama. Sebab, anak muda memiliki masa hidup yang lebih lama dari pada orang dewasa. “Kalau orang dewasa, apalagi yang sudah tua, dua sampai tiga tahun sudah meninggal. Kalau anak muda, masih cukup lama hidupnya. Jadi, bandar narkoba fokus memasarkan barangnya ke anak muda,” kata Heru.

Untuk mencegah hal ini, ada beberapa strategi yang dilakukan BNN, di antaranya sosialisasi bahaya narkoba ke kaum Millenial dan pengawasan percakapan tentang transaksi narkoba di internet.

Setelah Heru menyampaikan materi, ia bermain gitar dan bernyanyi untuk menghibur peserta seminar.

Penulis : Hendrik Yaputra

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.